Minggu, 02 November 2014

Biji-bijian dalam mukjizat Al-Quran

Yusuf berkata: "Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan. Kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari (bibit gandum) yang kamu simpan. Kemudian setelah itu akan datang tahun yang padanya manusia diberi hujan (dengan cukup) dan di masa itu mereka memeras anggur.“ (QS. Yusuf 12:47-49), inilah Ayat Alquran yang mengungkapkan kemukjizatan mengenai informasi biji-bijian dalam Alquran-mukjizat-alquran-hadist-tumbuhan

Dari penelitian biji-bijian dalam alquran-mukjizat-alquran-hadist diketahui bahwa 15 tahun adalah masa terpanjang bagi terjaganya kualitas biji-bijian yang dapat tumbuh dan berkembang. Hal ini sudah disebutkan dalam Alquran Surah Yusuf (47-49) yaitu 7 tahun panen + 7 tahun paceklik + 1 tahun mulai dapat menikmati buah-buahan.

Penyimpanan yang dilakukan dengan membiarkan biji-bijian itu tetap pada tangkainya juga diketahui merupakan cara yang paling efektif dalam penyimpanan gandum, hal ini ternyata sudah diajarkan Alquran 15 abad yang lalu, biji-bijian dalam alquran-mukjizat-alquran-hadist.

Biji-bijian dalam alquran-mukjizat-alquran-hadist: Hasil penelitian pada gandum yang disimpan dalam tangkai selama 3 tahun menunjukan bahwa kondisi gizi, potensi tumbuh, kadar protein & kebersihan membran jauh lebih baik, sementara gandum yang disimpan tidak dalam tangkai memiliki kadar air lebih tinggi (20,3%) sehingga dapat mempercepat proses pembusukan dan penurunan tingkat gizi.

Hal ini sesuai dengan ayat 
: maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar