Banyak manfaat kurma yang baru terkuak di zaman ini, khususnya buat
kesehatan. Dari Salman ibn ‘Aamir, sesungguhnya Rasulullah SAW
bersabda, "Jika salah seorang di antara kalian akan berbuka puasa, maka
berbukalah dengan kurma sebab kurma itu berkah, kalau tidak ada, maka
dengan air karena air itu bersih dan suci.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)
Kurma adalah makanan yang paling baik. Kurma
mengandung zat gula yang tinggi yaitu antara 75-87% dan glukosanya
sebanyak 55%, fructose (fraktosa) 45% lebih tinggi dari jumlah protein,
minyak dan beberapa vitamin (seperti vitamin A, B2, B12), dan sejumlah
zat penting laen kayak kalsium, phosphor, potassium, sulfur, sodium,
magnesium, cobalt, seng (zinc), florin, nuhas (tembaga), salyolosa, dan
sebagainya. Fraktosa bakal diubah jadi glukosa dengan cepat dan langsung
diserap oleh organ pencernaan, lantas dikirim ke seluruh tubuh,
khususnya ke organ-organ inti seperti otak, syaraf, sel darah merah, dan
sel pembersih tulang.
Dr. Hissam Syamsi Basya dalam tulisannya menjelaskan berdasarkan
penelitian biokimia, satu kurma yang kita makan itu mengandung air
20-24%, gula 70-75%, 2-3% protein, 8,5% serat, dab sedikit sekali
kandungan lemak jenuhnya (lecithine). Lain lagi dengan kurma mengkel
(atau Ruthab) yang mengandung 65-70% air, 24-58% zatgula, 1,2-2%
protein, 2,5% serat, dan sedikit mengandung lemak jenuh. Dr. Ahmad
Abdul Ra’ouf en Dr. Ali Ahmad Syahhat pernah melakukan penelitian
kimiawi dan fisiologi terhadap kurma, hasilnya? Menakjubkan! Coba lihat:
- Jika kita buka puasa dengan kurma ruthab atawa tamar, persentase kandungan zat gula kita akan naik, artinya bisa membantu mengilangkan penyakit anemia (kurang darah). Oya, ruthab itu artinya kurma yang mengkel, yang masih segar, dan juga matang di pohon. Nah, kalo tamar itu kurma matang kering yang banyak terdapat di Indonesia (misalnya yang banyak dijual di Pasar Tanah Abang, Jakarta).
- Waktu lambung kosong karena tidak makan seharian, pas buka, lambung, akan lebih gampang mencerna dan menyerap makanan kecil yang mengandung gula, malah lebih cepat dan maksimal lagi.
- Kandungan zat gula dalam ruthab dan tamar (tentunya dalam bentuk kimia sederhana) menjadikan proses pencernaan di lambung jadi sangat mudah, soalnya 2/3 zat gula yang ada dalam tamar dan ruthab bisa meningkatkan kadar gula dalam darah dalam waktu yang singkat.
- Selain itu, kita juga tidak perlu minum banyak-banyak lagi sewaktu buka jika kita makan ruthab atau tamar, karena sudah mengandung air 65-70%?! Tetapi sangat tidak dilarang untuk minum pun.
Subhanallah. Tidak heran jika Rasulullah menganjurkan kurma sebagai
salah satu makanan pembuka puasa kita yang utama. (in/sa/berbagaisumber)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar