Kita akan dapat mengetahui
sebagian kecil dari keagungan Allah Swt pada jantung. Bagian anggota
tubuh ini diciptakan Allah sebagai salah satu rahasia ciptaan-Nya. Semua
itu membuat manusia tunduk tidak berdaya di hadapan keagungan
Penciptaan Yang Maha agung.
Berikut penjelasan mengenai kinerja
jantung sesuai hasil penelitian para ahli dengan harapan ada gambaran
bagi kita akan keagungan ciptaan Allah Yang Mahaagung yang terdapat
dalam diri manusia.
Inilah gambaran sekilas mengenai jantung dan kinerjanya:
Panjang
jantung 12,5 cm, lebarnya 8,5 cm. Beratnya ketika manusia dilahirkan
mencapai 25,20 gram. Pada manusia dewasa beratnya mencapai 310
gram bagi laki-laki dan 225 gram bagi perempuan. Dalam satu menit,
jantung memompa sekitar lima liter darah dari sekitar 100 denyut per
menit. Dengan begitu, dalam satu hari jantung memompa darah sebanyak
7.200 liter dengan 144.000 denyutan. Dengan hitungan yang lebih jauh,
kita bisa mengatakan bahwa manusia yang mencapai usia 75 tahun, telah
melakukan sekitar 3 milyar denyut jantung dan memompa darah sekitar 200
juta liter. Sungguh Allah Maha Kuasa menciptakan semua ini.
Museum Inggris yang
terletak di London menyimpan satu sampel jantung. Dari sampel tersebut
terlihat jalur yang dilalui darah di dalam pembuluh darah ketika memompa
jantung. Jalur tersebut mencapai sekitar 100.000 kilometer dalam
sehari.
Darah memulai
jalur peredarannya dari jantung kemudian ke paru-paru, lalu kembali ke
jantung kira-kira selama tujuh detik. Setelah itu, jantung mengalirkan
darah ke otak, lalu kembali lagi ke jantung kira-kira selama delapan
detik. Pada saat yang sama, darah mengalir ke jari-jari kaki, kemudian
kembali lagi ke jantung selama 18 detik. Semua angka tersebut terukur
dan seimbang. Allah Swt berfirman sebagai berikut:
“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran,” (QS. Al-Qamar [54]: 49).
Semua
itu tidak terjadi secara tiba-tiba dan begitu saja, karena merupakan
ciptaan Allah Yang Maha adil. Organ tubuh vital pada badan manusia yang
memiliki banyak rahasia ini (jantung), tidak terbebas dari pengaruh
negatif khamr (minuman keras).
Perlu diketahui bahwa seteguk khamar akan menyebabkan bertambahnya
tekanan darah. Walaupun tekanan darah akibat minuman keras ini tidak
begitu berbahaya, namun akan sangat berbahaya bagi peminum yang mengidap
penyakit darah tinggi. Dan apabila kadar khamar yang diminumnya semakin
banyak, maka akan dapat menimbulkan gejolak yang meningkatkan tekanan
darah. Dan tekanan ini akan mampu memecahkan syaraf-syaraf yang ada di
dalam otak, sehingga akan menyebabkan lumpuh. Dan apabila seorang telah
terserang sampai keparahan yang demikian, maka sangat tipis harapan bisa
diselamatkan.
Di samping itu, khamar dapat mempengaruhi semua jaringan-jaringan tubuh yang bisa menyebabkan penyakit jantung.
Kami pernah mengadakan konsultasi dengan dokter ahli penyakit jantung
mengenai pengaruh minuman whiskey terhadap jantung. Banyak orang-orang
yang mengatakan bahwa jenis minuman ini sangat bermanfaat bagi
orang-orang yang mengidap penyakit jantung. Tetapi para ahli menolak
dugaan kebanyakan orang tersebut, menegaskan bahwa dengan memperbanyak
minuman keras seseorang justru akan terkena penyakit jantung yang sangat
membahayakan.
Kami pernah mengadakan konsultasi dengan Dr. Musthafa Al-Haffar, guru
besar pada fakultas kedokteran di Prancis yang khusus membidangi bagian
internist (ahli penyakit dalam), mengenai pengaruh minuman khamar
terhadap alat pencernaan. Berikut ini adalah jawaban beliau:
“Seluruh bentuk minuman keras (khamar) semuanya mengandung alkohol.
Pengaruh alkohol ini sangatlah membahayakan bagian tubuh peminum. Dengan
melewati usus, alkohol ini akan terus berjalan menuju alat pencernaan.
Dan dari alat pencernaan ini alkohol akan disebarkan ke seluruh tubuh.
Hati adalah merupakan sasaran utama minuman yang mengandung alkohol.
Lantaran fungsi hati ini sangat vital bagi stabilitas kesehatan manusia –
yaitu memproses semua makanan yang akan dikirim ke seluruh tubuh – maka
apabila hati terserang, sudah barang tentu akan berakibat fatal.
Zat-zat alkohol ini akan menyebabkan infeksi pada hati dan merusak
susunan-susunannya, serta mengakibatkan terkelompoknya lemak, yang
kemudian akan membekukan aktifitas hati. Apabila telah demikian
keadaannya, maka bahayanya tak dapat dibayangkan oleh penderita. Di
samping itu, banyak pula penyakit-penyakit lain yang ditimbulkan dari
tersendat-sendatnya kegiatan hati, yang kesemuanya sangat membahayakan
bagi penderita. Sebagian besar timbulnya penyakit kanker merupakan
akibat masuknya alkohol ke dalam hati. Dan alkohol ini akan meninggalkan
pengaruh negatif pada organ-organ tubuh yang lain. Empedu juga akan
terkena sasaran sehingga mengeras, perut dan usus buntu akan mengalami
perdarahan dan bagian bawah perut besar akan mengalami
ketegangan-ketegangan.
Alkohol juga dapat menyebabkan infeksi berat pada mulut, tenggorokan,
perut, alat pencernaan, otak dan kelenjar-kelenjar alat indra, seperti
mata, telinga, hidung dan lainnya.
Infeksi pada alat pencernaan yang disebabkan alkohol akan mengakibatkan
rusaknya alat pencernaan. Alat pencernaan tidak dapat berfungsi
sebagaimana mestinya dan tidak dapat menyerap sari-sari makanan. Hal ini
akan menyebabkan tubuh kekurangan gizi sebagai akibat tidak
berfungsinya penyerapan gizi, atau terlalu banyaknya vitamin yang harus
diserapnya.
Sebagai komplikasi dari adanya infeksi alat pencernaan akan
mengakibatkan bibir menjadi kaku, mulut terkena infeksi, gigi akan
mengalami kerontokan, dan bengkak-bengkak pada tenggorokan serta infeksi
pada lambung yang mengakibatkan mudahnya terserang kanker, liver.
Para peminum khamar juga banyak yang terserang impotent atau lemah
syahwat. Dan kebanyakan anak-anak yang sempat dilahirkan akan mengalami
cacat tubuh sebagai akibat serangan alkohol terhadap sperma. Di Prancis,
anak-anak yang cacat dijuluki dengan anak hari minggu, karena pada hari
ini banyak orang-orang yang minum khamar.
Kemudian saya juga mengajukan pertanyaan kepada Dr. Musthafa mengenai
khamar yang dijadikan sebagai obat. Beliau memberi jawaban : “Selamanya,
khamar bukanlah obat penyakit dalam. Sekalipun di masa sekarang dan
masa yang lalu sebagian dokter cenderung mengatakan bahwa khamar sebagai
obat mengingat pengaruhnya terhadap peredaran darah yang bisa
melancarkan. Tetapi, sekarang telah terbukti bahwa pengaruh khamar
terhadap pembuluh-pembuluh darah hanya bersifat sementara. Setelah itu
justru akan timbul pembekuan yang lebih parah bagi penderita. Hal ini
dapat dibuktikan dari penggemar minuman keras yang banyak terdapat
bercak-bercak merah sebagai tanda pembekuan darah. Dan berdasarkan
penyelidikan ilmiah, khamar akan menyebabkan pembekuan pada pembuluh
darah sehingga akan menimbulkan pembengkakan.
Kemudian, mengenai para doker ahli ilmu jiwa yang membuat terapi bagi
para penderita, mereka ini cenderung menggunakan obat minuman keras bagi
penderita lemah syaraf. Padahal, obat tersebut bukanlah obat yang
sebenarnya. Sebab, reaksi khamar ini hanya bersifat sementara, dan
setelah reaksi hilang, maka penderita akan mengalami penyakit yang lebih
berat. Sebenarnya maksud para ahli memberikan minuman keras kepada
penderita adalah semata-mata, agar kesusahan yang menimpa penderita
dapat diperingan. Tetapi kenyataannya justru sebaliknya. Sebab, cara
penyegaran syarap adalah cara buatan dan bukan cara yang sebenarnya. Dan
akibat semakin banyaknya kesusahan yang menimpa penderita, maka ia akan
semakin membutuhkan minuman keras yang lebih banyak. Maka, jadilah ia
pecandu khamar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar