Rabu, 29 Oktober 2014

Bahaya Khamr Terhadap Jantung dan Pembuluh Darah

Kita akan dapat mengetahui sebagian kecil dari keagungan Allah Swt pada jantung. Bagian anggota tubuh ini diciptakan Allah sebagai salah satu rahasia ciptaan-Nya. Semua itu membuat manusia tunduk tidak berdaya di hadapan keagungan Penciptaan Yang Maha agung.
 
Berikut penjelasan mengenai kinerja jantung sesuai hasil penelitian para ahli dengan harapan ada gambaran bagi kita akan keagungan ciptaan Allah Yang Mahaagung yang terdapat dalam diri manusia. 
 
Inilah gambaran sekilas mengenai jantung dan kinerjanya:
Panjang jantung 12,5 cm, lebarnya 8,5 cm. Beratnya ketika manusia dilahirkan mencapai 25,20 gram. Pada manusia dewasa beratnya mencapai  310 gram bagi laki-laki dan 225 gram bagi perempuan. Dalam satu menit, jantung memompa sekitar lima liter darah dari sekitar 100 denyut per menit. Dengan begitu, dalam satu hari jantung memompa darah sebanyak 7.200 liter dengan 144.000 denyutan. Dengan hitungan yang lebih jauh, kita bisa mengatakan bahwa manusia yang mencapai usia 75 tahun, telah melakukan sekitar 3 milyar denyut jantung dan memompa darah sekitar 200 juta liter. Sungguh Allah Maha Kuasa menciptakan semua ini.

Museum Inggris yang terletak di London menyimpan satu sampel jantung. Dari sampel tersebut terlihat jalur yang dilalui darah di dalam pembuluh darah ketika memompa jantung. Jalur tersebut mencapai sekitar 100.000 kilometer dalam sehari.
 
Darah memulai jalur peredarannya dari jantung kemudian ke paru-paru, lalu kembali ke jantung kira-kira selama tujuh detik. Setelah itu, jantung mengalirkan darah ke otak, lalu kembali lagi ke jantung kira-kira selama delapan detik. Pada saat yang sama, darah mengalir ke jari-jari kaki, kemudian kembali lagi ke jantung selama 18 detik. Semua angka tersebut terukur dan seimbang. Allah Swt berfirman sebagai berikut:
“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran,” (QS. Al-Qamar [54]: 49).
 
Semua itu tidak terjadi secara tiba-tiba dan begitu saja, karena merupakan ciptaan Allah Yang Maha adil. Organ tubuh vital pada badan manusia yang memiliki banyak rahasia ini (jantung), tidak terbebas dari pengaruh negatif khamr (minuman keras).
 
Perlu diketahui bahwa seteguk khamar akan menyebabkan bertambahnya tekanan darah. Walaupun tekanan darah akibat minuman keras ini tidak begitu berbahaya, namun akan sangat berbahaya bagi peminum yang mengidap penyakit darah tinggi. Dan apabila kadar khamar yang diminumnya semakin banyak, maka akan dapat menimbulkan gejolak yang meningkatkan tekanan darah. Dan tekanan ini akan mampu memecahkan syaraf-syaraf yang ada di dalam otak, sehingga akan menyebabkan lumpuh. Dan apabila seorang telah terserang sampai keparahan yang demikian, maka sangat tipis harapan bisa diselamatkan. 
Di samping itu, khamar dapat mempengaruhi semua jaringan-jaringan tubuh yang bisa menyebabkan penyakit jantung. 
Kami pernah mengadakan konsultasi dengan dokter ahli penyakit jantung mengenai pengaruh minuman whiskey terhadap jantung. Banyak orang-orang yang mengatakan bahwa jenis minuman ini sangat bermanfaat bagi orang-orang yang mengidap penyakit jantung. Tetapi para ahli menolak dugaan kebanyakan orang tersebut, menegaskan bahwa dengan memperbanyak minuman keras seseorang justru akan terkena penyakit jantung yang sangat membahayakan. 
Kami pernah mengadakan konsultasi dengan Dr. Musthafa Al-Haffar, guru besar pada fakultas kedokteran di Prancis yang khusus membidangi bagian internist (ahli penyakit dalam), mengenai pengaruh minuman khamar terhadap alat pencernaan. Berikut ini adalah jawaban beliau: 
“Seluruh bentuk minuman keras (khamar) semuanya mengandung alkohol. Pengaruh alkohol ini sangatlah membahayakan bagian tubuh peminum. Dengan melewati usus, alkohol ini akan terus berjalan menuju alat pencernaan. Dan dari alat pencernaan ini alkohol akan disebarkan ke seluruh tubuh. 
Hati adalah merupakan sasaran utama minuman yang mengandung alkohol. Lantaran fungsi hati ini sangat vital bagi stabilitas kesehatan manusia – yaitu memproses semua makanan yang akan dikirim ke seluruh tubuh – maka apabila hati terserang, sudah barang tentu akan berakibat fatal. 
Zat-zat alkohol ini akan menyebabkan infeksi pada hati dan merusak susunan-susunannya, serta mengakibatkan terkelompoknya lemak, yang kemudian akan membekukan aktifitas hati. Apabila telah demikian keadaannya, maka bahayanya tak dapat dibayangkan oleh penderita. Di samping itu, banyak pula penyakit-penyakit lain yang ditimbulkan dari tersendat-sendatnya kegiatan hati, yang kesemuanya sangat membahayakan bagi penderita. Sebagian besar timbulnya penyakit kanker merupakan akibat masuknya alkohol ke dalam hati. Dan alkohol ini akan meninggalkan pengaruh negatif pada organ-organ tubuh yang lain. Empedu juga akan terkena sasaran sehingga mengeras, perut dan usus buntu akan mengalami perdarahan dan bagian bawah perut besar akan mengalami ketegangan-ketegangan. 
Alkohol juga dapat menyebabkan infeksi berat pada mulut, tenggorokan, perut, alat pencernaan, otak dan kelenjar-kelenjar alat indra, seperti mata, telinga, hidung dan lainnya. 
Infeksi pada alat pencernaan yang disebabkan alkohol akan mengakibatkan rusaknya alat pencernaan. Alat pencernaan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan tidak dapat menyerap sari-sari makanan. Hal ini akan menyebabkan tubuh kekurangan gizi sebagai akibat tidak berfungsinya penyerapan gizi, atau terlalu banyaknya vitamin yang harus diserapnya. 
Sebagai komplikasi dari adanya infeksi alat pencernaan akan mengakibatkan bibir menjadi kaku, mulut terkena infeksi, gigi akan mengalami kerontokan, dan bengkak-bengkak pada tenggorokan serta infeksi pada lambung yang mengakibatkan mudahnya terserang kanker, liver. 
Para peminum khamar juga banyak yang terserang impotent atau lemah syahwat. Dan kebanyakan anak-anak yang sempat dilahirkan akan mengalami cacat tubuh sebagai akibat serangan alkohol terhadap sperma. Di Prancis, anak-anak yang cacat dijuluki dengan anak hari minggu, karena pada hari ini banyak orang-orang yang minum khamar. 
Kemudian saya juga mengajukan pertanyaan kepada Dr. Musthafa mengenai khamar yang dijadikan sebagai obat. Beliau memberi jawaban : “Selamanya, khamar bukanlah obat penyakit dalam. Sekalipun di masa sekarang dan masa yang lalu sebagian dokter cenderung mengatakan bahwa khamar sebagai obat mengingat pengaruhnya terhadap peredaran darah yang bisa melancarkan. Tetapi, sekarang telah terbukti bahwa pengaruh khamar terhadap pembuluh-pembuluh darah hanya bersifat sementara. Setelah itu justru akan timbul pembekuan yang lebih parah bagi penderita. Hal ini dapat dibuktikan dari penggemar minuman keras yang banyak terdapat bercak-bercak merah sebagai tanda pembekuan darah. Dan berdasarkan penyelidikan ilmiah, khamar akan menyebabkan pembekuan pada pembuluh darah sehingga akan menimbulkan pembengkakan. 
Kemudian, mengenai para doker ahli ilmu jiwa yang membuat terapi bagi para penderita, mereka ini cenderung menggunakan obat minuman keras bagi penderita lemah syaraf. Padahal, obat tersebut bukanlah obat yang sebenarnya. Sebab, reaksi khamar ini hanya bersifat sementara, dan setelah reaksi hilang, maka penderita akan mengalami penyakit yang lebih berat. Sebenarnya maksud para ahli memberikan minuman keras kepada penderita adalah semata-mata, agar kesusahan yang menimpa penderita dapat diperingan. Tetapi kenyataannya justru sebaliknya. Sebab, cara penyegaran syarap adalah cara buatan dan bukan cara yang sebenarnya. Dan akibat semakin banyaknya kesusahan yang menimpa penderita, maka ia akan semakin membutuhkan minuman keras yang lebih banyak. Maka, jadilah ia pecandu khamar.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar