Terkait kaum Luth, Allah Swt berfirman yang artinya sebagai berikut :
“Kaum Luth telah mendustakan para rasul. Ketika saudara mereka
(Luth) berkata kepada mereka, ‘Mengapa kalian tidak bertakwa?
sesungguhnya aku adalah seorang Rasul kepercayaan yang diutus kepada
kalian. Bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Aku sekali-kali
tidak meminta upah akan dakwahku ini. Upahku tidak lain dari Tuhan
semesta alam. Mengapa kalian menggauli jenis laki-laki diantara
manusia?kalian tinggalkan istri-istri yang dijadikan oleh Tuhan kalian
untuk kalian, bahkan kalian adalah orang-orang yang melampaui batas.’
Mereka menjawab,’ Hai Luth, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti,
sungguh kamu termasuk orang-orang yang akan diusir.’Luth berkata,
‘Sesungguhnya aku amat benci pada perbuatan kalian.’ Ia berdo’a, ‘
Wahai Tuhanku selamatkan aku dan keluargaku dari akibat perbuatan yang
mereka kerjakan.’ Lalu Kami selamatkan ia besrta keluarganya kecuali
istrinya yang termasuk golongan yang tertinggal (dibinasakan).
Kemudian kami binasakan yang lain,kami turunkan hujan batu kepada
mereka. Amat buruklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi
peringatan itu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat
bukti-bukti yang nyata, tapi kebnayakan mereka tidak beriman. (QS. As-syu’ara :160-174)
HASIL PENELITIAN TERBARU MASALAH PENYIMPANGAN SEKSUAL
Kita akan menelaah sebuah hasil penelitian ilmiah yang dipublikasikan
pada tanggal 15 Januari 2008 di salah satu situs di Amerika serta
penelitian-penelitian modern lainya yang berkaitan dengan
penyakit-penyakit akibat penyimpangan seksual. Kaum pria yang memiliki
kelainan seksual disebut kaum ”homoseksual”. Mereka tidak merasa jera
melakukan sodomi, mereka bahkan melakukanya pada anak-anak dengan
memaksanya untuk disodomi tanpa mempedulikan akibat dan dosa dari
perbuatanya. Dewasa ini semakin banyak saja anak-anak (terutama anak
jalanan) yang menjadi korban praktek sodomi. Akibatnya semakin banyak
berkembang di masyarakat kelompok pria yang lebih suka kepada sesama
jenis, karena secara empiris anak-anak korban sodomi jika sudah dewasa
dia akan melakukan (sodomi) kepada orang lain sperti yang dia alami.
Kajian ini dimulai dari sebuah laporan yang mengekspos sebuah kajian
kedokteran Amerika. Hasilnya adalah pria yang memiliki perilaku
penyimpangan seksual lebih banyak terkena serangan bakteri ganas jenis
baru yang menyerang zat antibiotik yang merupakan komponen dari sistem
kekebalan tubuh manusia. Bakteri tersebut dikenal sebagai bakteri
pemakan daging manusia. Kajian tersebut menyebutkan bahwa proses
terjangkitanya kaum homoseksual adalah melalui hubungan seksual yang
menyimpang (sesama jenis) yang dilakukan lebih dari tigabelas kali.
Lebih lanjut, kajian ini menyebutkan bahwa radang yang timbul dari
penyakit ini disebut dengan radang bakteti stapylococcus aureus yang menyerang methicillin
(penisilin semi sintetis) . Istilah ini disingkat dengan sebutan
bakteri MRSA, yaitu jenis bakteri yang menyerang hampir semua zat
antiboitik di dalam tubuh. Sejalan dengan hasil kajian di atas, jenis
bakteri baru yang pada masa lalu hanya berada di rumah sakit, ternyata
terus menjalar dan menyerang lebih kuat pada zat-zat antibiotik yang
terkenal. Bakteri ini menular pada sekelompok orang yang rentan sakit
dan menyebar melalui hubungan (kontak) langsung.
Dr. Bench Deep, penkaji dalsm bidang ini dan juga seorang peneliti di
Pusat Kedokteran Rumah Sakit San Fransisko, mengatakan bahwa penularan
baakteri nin biasanya menimpa kaum homoseksual di beberapa organ tubuh
mereka karena adanya persentuhan dengan kulit lawan saat melakukan
penyimpangan hubungan seksual. Maslah yang dikhawatirkan oleh para
dokter adalah jika bakteri ini menyebar dalam jumlah yang banyak, maka
sulit sekali untuk dihentikan.
Penemuan ilmiah ini dipublikasikan oleh sebuah situs khusus anti
penyimpangan seksual atau homoseksual. Yang mengejutkan adalah pada
beberapa tahun terakhir, jumlah orang yang mati di Amerika akibat kuman
ini prosentasenya lebih banyak dibanding orang yang mati akibat virus
HIV/AIDS. Dalam tema yang sama, situs BBC Inggris menyebutkan bahwa
beberapa penelitian menunjukan munculnya bakteri jenis baru yang ganas
bernama MRSA.
Bakteri MRSA sangat mematikandan bisa menyebabkan seseorang terkena
penyakit radang paru-paruakut dan bernanah. Salah satu jenis penyakit
paru-paru ini adalah adanya penggerogotan dan pengerusakan kedua bilik
paru-paru oleh bakteri MRSA.
Bakteri ini juga mengakibatkan seseorang terkena borok yang besar
pada kulitnya. Pada kondisi parah bakteri ini akan mengotori darah
dengan racun yang mematikan.
Salah satu situs di Amerika menyayangkan mengapa tidak ada pihak yang
mengingatkan tentang bahayanya homoseksual terhadap kesehatan. Mereka
harus diisolasi dari komunitas yang lain. WHO menyatakan telah
mengucurkan dana puluhan juta dolar untuk memerangai penyakit-penyakit
yang diakibatkan oleh penyimpangan seksual, ini dilakukan untuk
melindungi mereka yang belum terkena penyakit. Kita tentu masih
ingat berbagai penyakit terkenal (berbahaya) akibat penyimpangan seksual
(HOMOSEKS, LESBIAN, KEBEBASAN SEKSUAL) seperti HIV/AIDS, GENITAL WARTS,
GENITAL HERPERS, CHANCROID, GRANULOMA INGUINALIS, SIPILIS, GONORRHEA
dan penyakit-penyakit lainya yang belum teridentifikasi dan dalam proses
penelitian hingga saat ini.
Seseorang yang memiliki kelainan seksual ketika terkena kanker,
kondisi tubuhnya lebih lemah dibanding dengan orang biasa. Bahkan ada
jenis penyakit kanker yang khusus menimpa mereka, bernama KAPOSI
SARKOMA. Anehnya di tengah gencarnya kajian tentang penyakit tersebut,
di California dan Los Angeles ditemukan banyak pasangan homoseksual dan
lesbian.
Kemukjizatan Hadis Nabi Saw
Tersebarnya penyakit-penyakit akibat hubungan seks bebas (free sex) dan
hubungan seks menyimpang (homoseks dan lesbian) tersebut, tiada lain
merupakan bukti nyata kebenaran prediksi Nabi Saw. Hal tersebut
sekaligus merupakan kemukjizatan Nabi Saw, karena Nabi Saw telah
bersabda :
“Perbuatan keji yang dilakukan oleh kaum Luth selalu berakibat laknat
bagi mereka. Mereka akan mendapatkan laknat berupa wabah dan penyakit
yang belum pernah ada pada kaum sebelumnya,”(HR. Al-Hakim)
Kemukjizatan Kisah Dalam Alquran
Kita mengetahui bagaiman penghinaan kaum Luth dan istrinya kepada
Nabi Luth As, seperti yang di firmankan oleh Allah Swt dalam Alqur’an:
“Kaumnya tidak menjawab kecuali dengan mngatakan, ‘Usirlah
mereka(Luth dan para pengikutnya) dari kotamu ini. Sesungguhnya mereka
adalah orang-orang yang pura-pura mensucikan diri.’ “Kemudian Kami
elamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali istrinya, karena dia
termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan),”. “Dan Kami turunkan
kepada mereka hujan batu, maka perhatikanlah bagaimana kesudahan
orang-orang yang berbuat dosa itu.” (QS Al-A’raf: 82-84)
“Kepada Luth, Kami telah berikan hikmah dan ilmu. Kami juga telah
menyelamatkan dia dari (azab yang telah menimpa penduduk ) kota yang
melakukan perbuatan keji. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat
lagi fasik.” (QS. Al-Anbiya:74)
Ada beberapa hikmah yang bisa diambil dari ayat-ayat di atas:
Pertama. Liwath (perilaku homoseksual) atau
memasukan kelain ke lubang dubur (anal sex), merupakan salah satu
perbuatan keji. Perilaku ini menyebabkan penyebaran kuman dan bakteri
mematikan dalam jumlah yang lebih besar. Perilaku ini juga mengakibatkan
penyakit kanker. Ini seperti dilansir oleh para dokter dan ahli dari
Barat. Kita juga mengetahui bahwa keluarga Nabi Luth dan para
pengikutnya yang diselamatkan oleh Allah Swt telah mempraktekan ajaran-
ajaran Allah Swt dalam bersuci dan mensucikan diri, mereka mengikuti
aturan untuk mandi, berwudhu, dan tidak menodai ketentuan-ketentuan
Allah Swt.
Kedua. Azab yang diturunkan leh Allah Swt kepada
kaum Luth merupakan rahmat (kasih sayang)Allah bagi seluruh alam. Hal
ini sebagaimana kita tahu bahwa Islam adalah agama yang memprakarsai
adanya pengisolasian orang dan daerah yang terkena penyakit menular
(wabah). Kita ingat sabda Rasulullah tentang wabah.
Sayangnya tidak ada pengisolasian pada kaum Luth, seandainya
diterapkanpun, mereka akan tetap melaukan perbuatan keji tersebut.
Karenanya, Allah Swt menurunkan azab berupa hujan batu diatas kepala
mereka yang berasal dari tanah yang terbakar.
Sebuah hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas yang mendengar
Rasulullah Saw bersabda yang artinya: ” Siapa saja dari kalian yang
menemukan orang melakukan perbuatan seperti perbuatan kaum Luth (baca:
sodomi), maka bunuhlah orang yang menggaulinya dan yang digaulinya,” (HR
Abu Dawud).
Hadis lainya yang diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi Saw
bersabda, yang artinya: “Kepada orang yang melakukan perbuatan seperti
perbutan kaum Luth (sodomi), maka rajamlah (lemparilah dengan batu)
bagian atas dan bawahnya. Rajamlah semuanya.” (HR. Ibnu Majah)
Anehnya kenapa orang-orang yang mengaku dirinya Muslim (intelektual
Muslim) justru membela orang-orang yang mempraktekan perbuatan kotor
ini. Padahal kita pasti tahu, lubang dubur adalah tempat keluarnya
kotoran. Secara alamiah dan fitrah, kita pasti merasa jijik dengan
setiap orang yang melakukan sodomi. Karenanya berhati-hatilah dan jangan
sampai bersalaman dengan orang-orang yang mengidap perilaku
homoseksual. Mengapa? karena kita tidak tahu apa yang dibawa oleh kulit
tangannya. Dikhawatirkan tanganya membewa bakteri dan kuman-kuman yang
sungguh sangat berbahaya.
Sudah semestinya apabila disarankan kepada orang-orang yang
terjerumus pada perbuatan kotor ini agar segera berhenti dan bertobat,
sebab perbuatan tersebut tidak sejalan dengan fitrah manusia yang normal
dan dapat mendatangkan akibat yang sangat buruk di dunia maupun di
akhirat.
Belakangan ini kita menyaksikan penyakit-penyakit dan jenis-jenis
bakteri yang belum pernah dikenal sebelumnya. Pada tahun 1981 ditemukan
pertama kali virus HIV/AIDS di San Fransisco pada seorang gay. Menurut
UNAIDS (badan PBB untuk penaggulangan AIDS) sampai dengan akhir tahun
1995 jumlah penderita AIDS seluruh dunia telah mencapai 28 juta jiwa dan
5,8 juta orang telah meninggal dunia. AIDS telah menjadi kematian
paling dominan di Amerika sebagi akibat prilaku seks bebas dan
menyimpang (homoseks dan lesbian).Kita bisa membayangkan berapa kali
lipat jumlah penderita AIDS sekarang ini? Inilah bukti kebenaran
Alqur’an dan ajaran Nabi Saw.
Fakta di atas sekaligus membuktikan kemukjizatan Alqur’an dalam bidang kedokteran
” Orang-orang yang menyalahi perintah Rasul, hendaklah takut akan ditimpa cobaan atau azab yang pedih .” (QS. An-Nur : 63)
(Dinukil dari : Mukjizat Alqur’an dan Hadis, Karya: Hisyam Thalbah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar