Wudhu merupakan salah satu syarat diterimanya shalat. Dengan wudhu
yang sempurna, kita telah bersuci dari hadas kecil. Wudhu dapat menjadi
pelebur tiap dosa yang dilakukan seseorang, sehingga kita dianjurkan
untuk teliti dan tidak lalai dalam berwudhu, seperti yang telah
dijelaskan dalam sabda Rasulullah SAW, “Ketika seorang Muslim sedang
berwudhu dan membasuh wajah, maka keluarlah tiap dosa yang dibuat oleh
kedua matanya dari wajahnya bersama air tetesan air yang jatuh”.
Disini tidak akan dibahas bagaimana tata cara wudhu yang benar,
karena secara umum umat muslim sudah mengetahuinya. Namun, disini akan
dibahas mengenai manfaat wudhu sebagai psikoterapi.
Wudhu memiliki dampak fisiologis terhadapt tubuh dimana tubuh akan
lebih rileks dengan berwudhu. Hal ini terbukti bahwa dibasuhnya tubuh
dengan air sebanyak 5 kali sehari akan membantu dalam mengistirahatkan
organ-organ tubuh dan meredakan ketegangan fisik, juga menetralkan
kondisi psikologis yang tidak stabil.
Terkait dengan efek psikologisnya, Rasulullah telah menjelaskan dengan sabdanya, “Marah
itu sebagian dari perilaku setan dan setan itu tercipta dari api. Api
akan padam dengan air, bila kalian marah maka berwudhulah!”.
Dalam dunia kedokteran, terapi air telah lama dikenal. Simon Baruch
(1840-1921) seorang dokter dari Amerika telah menciptakan sebuah teori
yang dikenal dengan hukum Baruch. Teori ini menjelaskan bahwa air
memiliki daya penenang jika suhu air sama dengan suhu kulit. Sedangkan
bila suhu air lebih tinggi atau rendah, maka ia akan memberi efek
stimulasi atau merangsang saraf. Hidroterapi atau pengobatan dengan air
memiliki beberapa manfaat dan efek, yaitu :
- Berendam atau menyeka tubuh dengan air dingin akan memberikan efek mendinginkan dan merangsang saraf tubuh. Karena air dingin akan mengerutkan kapiler
- Berendam atau menyeka tubuh dengan air hangat akan melemaskan seluruh otot tubuh
- Menyeka dengan air dingin dan air hangat secara bergantian akan merangsang sistem kardiovaskular
- Mandi air hangat akan melemaskan jaringan dan berefek pada kapiler-kapiler di kulit. Hal ini karena banyak darah dari jaringan yang akan ditarik ke kulit. Di samping itu, air hangat juga dapat mengurangi rasa nyeri
- Berendam dan mandi air hangat dalam waktu pendek dapat menghilangkan rasa lelah dan ketegangan
- Mandi dan menyeka dengan air dingin atau air hangat akan menjinakan saraf kulit dan saraf organ-organ dalam
Saat ini banyak orang yang menggunakan air sebagai terapi untuk
mempengaruhi kejiwaan seseorang, terbukti dengan banyaknya pusat
kebugaran yang mengguakan efek air.
Dari penjelasan diatas, jelas bahwa wudhu memiliki efek yang baik
terhadap tubuh baik secara fisiologis maupun psikologis. Hal ini
membuktikan bahwa apa-apa yang diperintahkan oleh Allah Ta’alla pasti
memiliki manfaat yang kebanyakan belum diketahui oleh manusia.
Subhanallah.
(ensiklopedia mukjizat alquran dan hadis : psikoterapi islam)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar