Selasa, 28 Oktober 2014

Nabi Adam AS dalam Alquran

Kisah Nabi Adam dalam Alquran terpencar di beberapa tempat, ada yang berulang & tidak. Setiap pengulangan ada tambahan informasi untuk melengkapi kisah di tempat lain. Kisah disajikan dengan gaya bahasa yang sesuai dengan tema besar surat tersebut.

Cerita Nabi Adam pada :
Q.S. Albaqarah Pengangkatan Adam sebagai kholifah
Q.S. Al- A’raf  kisah Adam yang berkaitan dengan jalan panjang dari
dan menuju surga, juga peran iblis di sana.
Q.S. Al-Isra tentang pemberian peringatan

Corak kemukjizatan lain bisa ditemukan setelah membandingkannya dengan kitab suci Ahli Kitab yang lain. Informasi kepada Malaikat terkait penciptaan Adam sebagai kholifah di bumi, Keheranan para malaikat atas rencana Allah & penolakan Allah terhadap keberatan malaikat, Q.S. Al-Baqarah 2:30 (tidak ada dalam dalam Taurat dan kitab Yahudi yang lain)

Asal muasal Iblis, Q.S. Al-Kahf 18:50 (Menurut kitab yahudi iblis berasal dari malaikat). 

Waktu Adam dan Hawa masuk surga, Q.S. Al-Baqarah 2:35 (Taurat(kejadian) menyebutkan bahwa Adam sudah di surga sebelum hawa & sebelum diajarkan nama-nama, tetapi dalam Alquran penciptaan Adam langsung diikuti dengan pemberian nama lalu diciptakan hawa & keduanya masuk surga secara bersamaan)

Dan puluhan tema lain (24 tema) yang menjelaskan terdapat perbedaan mencolok antara teks Alquran dan teks-teks lain yang berasal dari kitab suci Ahli Kitab.

Kemukjizatan di atas terlihat pada :

1.Kemukjizatan terkait informasi gaib
Topik kisah dalam Alqur’an sangat berbeda dengan kitab suci Ahli Kitab. Kitab-kitab (yang sebagian mempunyai unsur kesamaan terkait kisah ini dengan Alquran) jumlahnya sangat banyak. Penggunanya juga terdiri dari berbagai lokasi & kelompok serta waktu yang tidak sama. Muhammad datang dengan membawa pengetahuan semua buku itu secara terperinci, padahal beliau diketahui ummi

2.Kemukjizatan ketelitian & akurasi ayat
Topik ini menunjukan Al-quran terbebas dari ilusi & imajinasi Ahli Kitab, seperti soal pesta pernikahan Nabi Adam, Adam mempunyai dua wajah, dll. Bahkan Alquran meluruskan kesalahan-kesalahan yang terdapat pada kitab terdahulu.

3.Kemukjizatan kabar bahagia
 Kitab-kitab terdahulu juga menyebutkan ikhwal tentang kabah & Telaga Kausar. Pembahasan  tersebut sangat jelas terutama di kitab-kitab tersembunyi, bagaimana mungkin Nabi Muhammad dapat mendengar itu semua?

4.Pelurusan akidah yang benar-benar salah
Tentang kepercayaan orang Nasrani bahwa kesalahan Adam tidak terampuni sehingga mengharuskan anak Tuhan disalib untuk kepentingan ummat manusia, sementara Alquran dalam Q.S. Thaha 20:122 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar