Kisah Nabi Adam dalam Alquran
terpencar di beberapa tempat, ada yang berulang & tidak. Setiap
pengulangan ada tambahan informasi untuk melengkapi kisah di tempat
lain. Kisah disajikan dengan gaya bahasa yang sesuai dengan tema besar
surat tersebut.
Cerita Nabi Adam pada :
Q.S. Albaqarah Pengangkatan Adam sebagai kholifah
Q.S. Al- A’raf kisah Adam yang berkaitan dengan jalan panjang dari
dan menuju surga, juga peran iblis di sana.
Q.S. Al-Isra tentang pemberian peringatan
Q.S. Al- A’raf kisah Adam yang berkaitan dengan jalan panjang dari
dan menuju surga, juga peran iblis di sana.
Q.S. Al-Isra tentang pemberian peringatan
Corak kemukjizatan lain bisa ditemukan
setelah membandingkannya dengan kitab suci Ahli Kitab yang lain.
Informasi kepada Malaikat terkait penciptaan Adam sebagai kholifah di
bumi, Keheranan para malaikat atas rencana Allah & penolakan Allah
terhadap keberatan malaikat, Q.S. Al-Baqarah 2:30 (tidak ada dalam dalam
Taurat dan kitab Yahudi yang lain)
Asal muasal Iblis, Q.S. Al-Kahf 18:50 (Menurut kitab yahudi iblis berasal dari malaikat).
Waktu Adam dan Hawa masuk surga, Q.S. Al-Baqarah 2:35
(Taurat(kejadian) menyebutkan bahwa Adam sudah di surga sebelum hawa
& sebelum diajarkan nama-nama, tetapi dalam Alquran penciptaan Adam
langsung diikuti dengan pemberian nama lalu diciptakan hawa &
keduanya masuk surga secara bersamaan)
Dan puluhan tema lain (24 tema) yang menjelaskan terdapat perbedaan
mencolok antara teks Alquran dan teks-teks lain yang berasal dari kitab
suci Ahli Kitab.
Kemukjizatan di atas terlihat pada :
1.Kemukjizatan terkait informasi gaib
Topik kisah dalam Alqur’an sangat berbeda dengan kitab suci Ahli
Kitab. Kitab-kitab (yang sebagian mempunyai unsur kesamaan terkait kisah
ini dengan Alquran) jumlahnya sangat banyak. Penggunanya juga terdiri
dari berbagai lokasi & kelompok serta waktu yang tidak sama.
Muhammad datang dengan membawa pengetahuan semua buku itu secara
terperinci, padahal beliau diketahui ummi
2.Kemukjizatan ketelitian & akurasi ayat
Topik ini menunjukan Al-quran terbebas dari ilusi & imajinasi
Ahli Kitab, seperti soal pesta pernikahan Nabi Adam, Adam mempunyai dua
wajah, dll. Bahkan Alquran meluruskan kesalahan-kesalahan yang terdapat
pada kitab terdahulu.
3.Kemukjizatan kabar bahagia
Kitab-kitab terdahulu juga menyebutkan ikhwal tentang kabah &
Telaga Kausar. Pembahasan tersebut sangat jelas terutama di kitab-kitab
tersembunyi, bagaimana mungkin Nabi Muhammad dapat mendengar itu semua?
4.Pelurusan akidah yang benar-benar salah
Tentang kepercayaan orang Nasrani bahwa kesalahan Adam tidak
terampuni sehingga mengharuskan anak Tuhan disalib untuk kepentingan
ummat manusia, sementara Alquran dalam Q.S. Thaha 20:122
Tidak ada komentar:
Posting Komentar