Rabu, 29 Oktober 2014

Penyembahan Berhala pada masa Nabi Ibrahim AS

Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.“ (QS Ali Imran 3:67)

 
Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya Aazar: "Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata". (QS Al-An’am 6:74) 
Ditemukan berbagai bangunan yang disebut sebagai zakurat (tempat penyembahan berhala-berhala sepanjang daerah yang terletak antara Lembah Rafidin dan dataran tinggi Andhul Bagian dalam.
Disinilah tuhan rembulan yang diberi nama Sin disembah. Diketahui hingga saat ini oleh sejarawan bahwa ka’bah sudah menjadi tempat suci sejak lama.

Keberadaan berhala di Ka’bah pada masa jahiliah sebelum masa Nabi Muhammad Saw merupakan hasil penyimpangan terhadap agama Ibrahim as yang lurus.

Beberapa bukti tersebut insyaAllah akan membuat kita bertambah yaqin akan kebenaran informasi dalam Alquran, karena dari mana Rasulullah mengetahui fakta sejarah dari semua Rasul sebelum beliau, sementara terpisah oleh jarak dan waktu, kalau bukan atas wahyu dari Allah SWT.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar