Ibrahim
bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah
seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah
dia termasuk golongan orang-orang musyrik.“ (QS Ali Imran 3:67)
Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya Aazar: "Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata". (QS Al-An’am 6:74)
Ditemukan berbagai bangunan yang disebut sebagai zakurat (tempat penyembahan
berhala-berhala sepanjang daerah yang terletak antara Lembah Rafidin dan
dataran tinggi Andhul Bagian dalam.
Disinilah tuhan
rembulan yang diberi nama Sin disembah. Diketahui hingga saat ini oleh
sejarawan bahwa ka’bah sudah menjadi tempat suci sejak lama.
Keberadaan berhala di Ka’bah pada masa jahiliah sebelum masa Nabi Muhammad Saw merupakan hasil penyimpangan terhadap agama Ibrahim as yang lurus.
Beberapa bukti tersebut insyaAllah akan membuat kita bertambah yaqin akan kebenaran informasi dalam Alquran, karena dari mana Rasulullah mengetahui fakta sejarah dari semua Rasul sebelum beliau, sementara terpisah oleh jarak dan waktu, kalau bukan atas wahyu dari Allah SWT.
Keberadaan berhala di Ka’bah pada masa jahiliah sebelum masa Nabi Muhammad Saw merupakan hasil penyimpangan terhadap agama Ibrahim as yang lurus.
Beberapa bukti tersebut insyaAllah akan membuat kita bertambah yaqin akan kebenaran informasi dalam Alquran, karena dari mana Rasulullah mengetahui fakta sejarah dari semua Rasul sebelum beliau, sementara terpisah oleh jarak dan waktu, kalau bukan atas wahyu dari Allah SWT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar