Sungguh
Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan
memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah
Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya.
Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat
dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidilharam itu adalah benar
dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.(QS Al-Baqarah 2:144)
Sebelum ayat ini juga disebutkan:
Orang-orang yang kurang akalnya di antara manusia akan berkata: "Apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari kiblatnya (Baitulmakdis) yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?" Katakanlah: "Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus .(QS Al-Baqarah 2:142)
Ka’bah-mukjizat-alquran-hadis-maqdis:
Ternyata, petunjuk bahwa ka'bah akan menjadi tempat kiblatnya ibadah juga ada dalam kitab-kitab terdahulu baik secara langsung maupun tidak langsung seperti di bawah ini:
Sebelum ayat ini juga disebutkan:
Orang-orang yang kurang akalnya di antara manusia akan berkata: "Apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari kiblatnya (Baitulmakdis) yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?" Katakanlah: "Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus .(QS Al-Baqarah 2:142)
Ka’bah-mukjizat-alquran-hadis-maqdis:
Ternyata, petunjuk bahwa ka'bah akan menjadi tempat kiblatnya ibadah juga ada dalam kitab-kitab terdahulu baik secara langsung maupun tidak langsung seperti di bawah ini:
- Ternyata petunjuk ini juga ditemukan di Injil Yohanes, yaitu tentang perkataan Isa kepada Wanita Sumeria bahwa tempat sujud itu tidak akan pernah berada di Yerusalem atau Gunung Carmel (Yohanes 91:4-32)
- Pada manuskrip Laut Mati yang ditemukan pada abad 20 yang berjudul Adam wa Hawa,
- Pada salah satu buku Pseudepigrapha berjudul The Book of The Jubilees,
- Dalam salah satu kitab penting Nasrani yang ditulis oleh Pastor Hermes, Pada buku Apocalypse 21 (perjanjian baru) juga tertulis ciri Yerusalem baru, bahwa kota baru itu tinggi, luas dan panjangnya sama.
- Dalam kitab Taurat (Mazmur 84:5-6) berbicara tentang kebahagiaan orang haji yang telah menunaikan manasik hajinya (ini terkait tafsir mereka tentang Daud) ke baitullah.
InsyaAllah
keimanan kita tentang Ka’bah-mukjizat-alquran-hadis-maqdis, bukti kebenaran
Alquran dan Hadis (maqdis) akan meningkat, karena secara akal saja sudah
terbukti, bahwa Alquran itu tidak mungkin dikarang oleh seorang manusia
manapun!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar